Pajak Hiburan

[spoiler title=”Dasar Hukum” open=”0″ style=”1″] [heading style=”1″] PERDA PROV. DKI JAKARTA NO. 13 TAHUN 2010
TENTANG
PAJAK HIBURAN
[/heading]
[note color=”#FFCC00″]OBJEK PAJAK[/note] [note color=”#FFCC00″]
  1. Jasa penyelenggaraan hiburan dengan dipungut bayaran.
  2. Bioskop, pagelaran kesenian, musik, tari, kontes kecantikan, pameran, ketangkasan, diskotik, karaoke, klab malam, permainan bilyar, golf, dan bowling, sirkus, akrobat, dan sulap, panti pijat, refleksi, mandi uap/spa, dan pusat kebugaran, pertandingan olahraga, tempat keramaian : tempat wisata, taman rekreasi/rekreasi keluarga, pasar malam, kolam pemancingan, komidi putar, kereta pesiar dan seluncur es (ice skating).
[/note]
[note color=”#FFCC00″]DIKECUALIKAN[/note] [note color=”#FFCC00″] Penyelenggaraan hiburan yang tidak dipungut bayaran pada acara pernikahan, upacara adat, kegiatan keagamaan, dan pameran buku.
[/note]
[note color=”#FFCC00″]SUBJEK PAJAK[/note] [note color=”#FFCC00″] Orang pribadi atau badan yang menikmati hiburan.
[/note]
[note color=”#FFCC00″]WAJIB PAJAK[/note] [note color=”#FFCC00″] Orang pribadi atau badan yang menyelenggarakan hiburan.
[/note]
[note color=”#FFCC00″]TARIF PAJAK[/note] [note color=”#FFCC00″]
  1. 10% Bioskop, pagelaran kesenian, musik, tari dan/atau busana, kontes kecantikan, pameran, sirkus, akrobat, dan sulap, permainan bilyar, bowling dan Seluncur Es (ice skating), driving range, pacuan kuda, kendaraan bermotor dan permainan ketangkasan, refleksi dan pusat Kebugaran /Fitness Center, tempat wisata, taman rekreasi/rekreasi keluarga, pasar malam, kolam pemancingan, komidi putar, kereta pesiar dan sejenisnya.
  2. 20% Diskotik, karaoke, klab malam, pub, bar, musik hidup (live music), musik dengan Disc Jockey (DJ) dan sejenisnya.
  3. 15% Permainan golf (green fee).
  4. 5% Pertandingan olahraga.
[/note]
[note color=”#FFCC00″]DPP[/note] [note color=”#FFCC00″]
  1. Jumlah uang yang diterima atau yang seharusnya diterima oleh penyelenggara hiburan.
  2. Jumlah uang yang seharusnya diterima, termasuk potongan harga dan tiket cuma-cuma yang diberikan kepada penerima jasa hiburan.
[/note]
[note color=”#FFCC00″]CARA PERHITUNGAN[/note] [note color=”#FFCC00″] TARIF PAJAK x DASAR PENGENAAN PAJAK.
[/note]
[note color=”#FFCC00″]MASA PAJAK[/note] [note color=”#FFCC00″] Jangka waktu 1 (satu) bulan takwim.
[/note]
[note color=”#FFCC00″]SAAT TERUTANG[/note] [note color=”#FFCC00″] Pajak terutang terjadi pada saat penyelenggaraan hiburan.
[/note]
[note color=”#FFCC00″]SYSTEM PEMUNGUTAN[/note] [note color=”#FFCC00″] Self Assessment : WP diberikan kepercayaan untuk menghitung, memperhitungkan, membayar dan melaporkan sendiri pajak yang terutang dengan menggunakan SPTPD.
[/note]
[/spoiler] [spoiler title=”Syarat Pendaftaran” open=”0″ style=”1″]
  1. Fotocopy identitas diri (KTP/SIM);
  2. Surat keterangan domisili usaha;
  3. Surat izin instansi yang terkait;
  4. Akte pendirian usaha.
[/spoiler] [spoiler title=”Kewajiban Wajib Pajak” open=”0″ style=”1″]
  1. Menyampaikan SSPD & SPTPD setiap bulan;
  2. Menggunakan dan melegalisasi tiket/karcis.
[/spoiler] [spoiler title=”Download Terkait” open=”0″ style=”1″] [/spoiler]

No Comments Yet

Leave a Reply