• Beranda
  • Berita
  • Kemudahan Pembayaran Pajak Daerah DKI Jakarta Melalui Online System

Kemudahan Pembayaran Pajak Daerah DKI Jakarta Melalui Online System

27 Mei 2019
  Dalam konteks pembayaran pajak penggunaan teknologi bukan suatu hal yang baru lagi. Kini berbagai mekanisme pebayaran berbasis teknologi telah hadir dan telah digunakan oleh masyarakat. Sebut saja Anjungan Tunai Mandiri (ATM). Lalu semakin kesini masyarakat mulai mengenal uang elektronik, dompet elektronik, dan paymen gateway. Melihat perkembangan layanan keuangan berbasis teknologi mulai menjamur, Badan Pajak dan Retribusi Daerah DKI Jakarta telah memiliki aplikasi layanan pembayaran pajak bernama pajak online DKI Jakarta yang dapat diunduh dengan smart phone baik itu android maupun IOS oleh Wajib Pajak (WP). “Ini bisa untuk pembayaran pajak apa saja, kita punya 13 jenis pajak daerah. Sistem aplikasi ini yaitu daftar lalu lapor dan kemudian bayar sangat mudah,” Kata Kepala Badan Pajak dan Retribusi Daerah DKI Jakarta, Faisal Syafruddin. Aplikasi tersebut WP dipermudah dengan berbagai macam fitur pilihan yang dapat diakses sesuai dengan jenis pajaknya dengan mengikuti intruksi dan pilihan-pilihan yang tersedia di dalam aplikasi. Namun ada satu objek pajak yang tidak semua pembayaranya dapat dilakukan melalui aplikasi itu, yaitu pemabayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB), dimana pembayaran hanya bisa dilakukan untuk perpanjang pajak kendaraan di tahun berjalan saja. Selain melalui aplikasi pajak online DKI Jakarta, kemudahan pembayaran juga diberikan Badan Pajak dan Retribusi Daerah DKI Jakarta kepada WP melalui ATM, maupun e-Banking, serta mini market yang sudah sangat mudah dijangkau dimana saja. Hingga saat ini setidaknya sudah ada 14 bank, dua mini market, Pos Indonesia, serta satu perusahaan e-commerce yang telah bekerjasama dengan Badan Pajak dan Retribusi Daerah DKI Jakarta untuk pembayaran pajak berbasis teknologi. “Bank-bank yang telah bekerjasama yaitu Bank DKI, BCA, Mandiri, BRI, Danamond, BNI, CIMB Bank, MNC Bank, Bukopin, Maybank, BRI Syariah, BTN dan Bank BJB. Lalu dua mini market yaitu Alfamart, dan Indomart. Pos Indonesia, serta satu perusahaan e-commerce Tokopedia.” paparnya. Semakin banyaknya pilihan dalam mekanisme pembayaran ini, dimaksudkan agar WP semakin mudah dan cepat dalam melakukan transaksi pembayaran ditengah-tengah kesibukanya dalam bekerja maupun berbisnis, selain itu diharapkan WP juga semakin taat membayar pajak. “Pajak-pajak yang dibayarkan akan digunakan untuk pembangunan sarana dan prasarana di DKI Jakarta. Jadi intinya dari kita dan untuk kita sendiri,” tutupnya.
TAGS: